berita

"Ayo Berkemah!" Pramuka SDN 4 Jatigunung Cetak Generasi Disiplin, Mandiri, dan Berkarakter

"Ayo Berkemah!" Pramuka SDN 4 Jatigunung Cetak Generasi Disiplin, Mandiri, dan Berkarakter

Pacitan, 14 Agustus 2026 — Kegiatan Pramuka “Ayo Berkemah” SD Negeri 4 Jatigunung yang dilaksanakan pada 13–14 Agustus 2026 berlangsung sukses, tertib, dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Kegiatan yang dilaksanakan di pangkalan Gugus Depan 01.10.041/01.10.042 SD Negeri 4 Jatigunung tersebut diikuti oleh peserta didik dari golongan Siaga kelas 1, 2, dan 3 serta Penggalang kelas 4, 5, dan 6.

Untuk golongan Siaga, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Persari (Perkemahan Sehari) pada Kamis, 13 Agustus 2026. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif, antara lain permainan besar Siaga, kegiatan Siaga Mulia, uji dan perburuan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), permainan ketangkasan, serta kegiatan kreatif. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kemandirian dan karakter peserta didik.

Sementara itu, peserta didik Penggalang kelas 4, 5, dan 6 mengikuti kegiatan Dianpinru (Geladian Pemimpin Regu) selama dua hari satu malam, yaitu 13–14 Agustus 2026. Peserta dibagi menjadi tiga regu dan mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan pembelajaran, praktik keterampilan, permainan, serta aktivitas kelompok. Konsep Dianpinru memang diarahkan untuk melatih calon pemimpin, wakil pemimpin, dan anggota regu melalui pengalaman langsung dalam kegiatan perkemahan.

Salah satu materi penting yang diberikan kepada peserta Penggalang adalah kepemimpinan. Melalui penyampaian materi, diskusi regu, dan penugasan, peserta diajak memahami peran pemimpin, wakil pemimpin, tanggung jawab anggota, serta pentingnya kerja sama dalam sebuah regu. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk keberanian peserta untuk berpendapat, mengambil keputusan, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan teman.

Selain materi kepemimpinan, peserta juga mendapatkan pengalaman melalui tata cara berkemah, juru semboyan, pioneering, kegiatan ibadah, olahraga, serta berbagai permainan keterampilan. Kegiatan pioneering, misalnya, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal fungsi tali dan tongkat serta mempraktikkan simpul dan ikatan sederhana.

Serunya Perburuan TKK

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta adalah Perburuan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Kegiatan ini memberikan kesempatan baik kepada peserta Siaga Maupun Penggalang, untuk menunjukkan berbagai kemampuan dan pengalaman yang mereka miliki. Beberapa TKK yang diburu antara lain TKK Sholat, Baca Al Qur'an, bernyanyi, Beternak (Peternak Kelinci, Peternak Lebah, Peternak Itik, Peternak Ayam, Peternak Merpati), Juru Kebun, Juru Potret, Koresponden, Penabung, Perenang, serta TKK Berkemah.

Perburuan TKK tidak hanya menjadi ajang pencapaian kecakapan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilan, keberanian, kreativitas, dan pengalaman mereka di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Api Unggun Jadi Momen Penuh Semangat

Suasana kemah semakin meriah pada malam hari melalui kegiatan api unggun. Seluruh peserta berkumpul bersama, mengikuti doa dan amanat Pembina, kemudian menyaksikan berbagai penampilan dari masing-masing regu. Lebih menarik lagi kegiatan ini banyak disaksikan oleh para orang tua siswa dan masyarakat sekitar yang memadati area kemah.

Setiap regu menampilkan atraksi dan yel-yel yang telah dipersiapkan sebelumnya. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, kekompakan, dan rasa percaya diri peserta. Sesuai panduan kegiatan, api unggun memang diarahkan menjadi momentum kebersamaan yang diisi dengan nyanyian, amanat Pembina, serta penampilan atraksi regu.

Ditutup dengan Upacara Hari Pramuka ke-65

Rangkaian Kemah “Ayo Pramuka” SD Negeri 4 Jatigunung kemudian ditutup dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat serta menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kepramukaan di kalangan peserta didik.

Upacara Hari Pramuka tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Dianpinru. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembongkaran tenda, pengecekan kebersihan lingkungan, pengecekan barang peserta, dan persiapan kepulangan.

Kepala SD Negeri 4 Jatigunung menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka “Ayo Berkemah” tidak sekadar menjadi kegiatan berkemah, tetapi merupakan bagian dari proses pendidikan karakter melalui pengalaman nyata.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang seragam dan kegiatan di lapangan, tetapi tentang bagaimana mereka belajar disiplin, berani, mandiri, bertanggung jawab, mampu memimpin, dan bekerja sama dengan orang lain.”

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pembina, guru, peserta didik, dan orang tua siswa, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Secara keseluruhan, “Ayo Berkemah” Pramuka SD Negeri 4 Jatigunung tahun 2026 menjadi pengalaman yang berkesan bagi peserta didik. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif, kreatif, dan penuh kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih disiplin, berani, mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu bekerja sama.

Kegiatan tersebut sejalan dengan tema Dianpinru, yaitu “Penggalang Mandiri, Terampil, Disiplin, dan Berkarakter”, yang menempatkan pengalaman langsung dalam kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik.

A

Ditulis Oleh

Admin

Tim Publikasi Sekolah.